untuk rasa
Untuk rasa
Aku tak tahu apa namamu
Aku tak paham apa sebutanmu
Jelas sesuatu telah terjadi karnamu
Di dalam, jauh di dalam
Tak terlihat, tapi terasa jelas
Kurasa ia hanya setitik
Atau lebih besar, jauh lebih besar
Ah, tak kelihatan
Kurasa di sana ia meronta
Aku hanya harus menahannya
Kadang terasa lelah menggenggam
Atau menekannya jauh ke dasar
Sesekali ia terangkat, mengambang ke awang-awang
Sesekali ia terapung ke permukaan, hampir keluar
Tapi.. tapi…
Itulah seninya
Itulah indahnya
Ku tekan ke dasar
Ku pendam jauh ke dalam
Agar energi potensialnya terkumpul
Tertumpah..
Meledak..
Dahsyat..
Tersalurkan…
Pada waktunya.
untuk alam mimpi yang semakin jelas…
aku tawarkan kesepakatan damai, jadi penguat langkahku, dan aku jadikan kau nyata (dengan izinNYA)…? Deal..?
eksplorasi bung, bukan eksploitasi… -___-“
keindahan selain surga sepertinya hanya persepsi….
that’s why i love Friday, Jum’at mubarok.. :):):)
It does not matter how slow you go so long as you do not stop.
Hari Ibu: Selamat Ulang Tahun Ma…. :D
fiat justitia ruat caelum…
sekarang atas nama kualitas, bukan kuantitas
setitik harapan adalah angin sejuk bagi mereka yang hampir depresi, yang mungkin ditiupkan oleh malaikat atas izinNya, (atau setan).
-orangawam
hasbunallah wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa ni’man nashir
Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung
ia mematikanku lagi, ia mengispirasiku lagi…
Allah, show me the way…
[Flash 9 is required to listen to audio.]
this nasyid… Great..!
:):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):):)
Gradasi - Persembahan Cinta
—————————
ya sudahlah.
simpan sajalah.
sembunyikan sajalah.
rahasiakan sajalah.
mudah-mudahan menjadi cahaya.
bukan kegalisahan, kerisihan hati.
dan biarkan keindahannya menyeruak sendiri dalam kerinduan.
seperti bunga yang tak kuasa membendung harumnya sendiri.
“Dan, Allah mencintai orang-orang yang sabar.” Ali Imran : 146
dan aku selalu berharap yang terbaik dariMU melalui kesabaran ini.